Sabang
Sabang adalah aplikasi pengelolaan kebun yang mengubah cara pemilik mengawasi lahannya — dari sekadar mengandalkan laporan lisan menjadi memegang catatan yang utuh dan dapat dipercaya. Setiap kegiatan di lapangan, mulai dari penanaman, penyulaman, pemupukan, monitoring tanaman dan lahan, hingga panen, dicatat lengkap dengan pelaku, waktu, lokasi, dan foto kondisi nyata.
Kebun tidak dilihat sebagai satu hamparan, melainkan dipecah menjadi ribuan titik tanam yang masing-masing memiliki kode unik dan bahkan dapat ditandai secara fisik lewat tag NFC. Akibatnya, setiap tetes pupuk, setiap temuan gejala penyakit, dan setiap hasil panen menempel pada lubang tanam yang tepat — bukan perkiraan, melainkan jejak yang bisa ditelusuri kapan saja.
Di atas pencatatan yang presisi inilah kontrol pemilik dibangun. Stok bergerak otomatis seiring panen dan pembelian, setiap permintaan pengadaan harus melewati persetujuan sebelum uang dikeluarkan, kehadiran pekerja terekam jam demi jam, dan tugas dapat didelegasikan lalu dipantau penyelesaiannya dari jarak jauh. Sabang memberi pemilik kebun apa yang selama ini paling sulit didapat dari kejauhan: kepastian bahwa pekerjaan benar-benar dikerjakan, oleh siapa, di titik mana, dengan biaya berapa, dan dengan hasil seperti apa.
Tersedia di iOS, Android, dan Web (web.sabang.app). Pencatatan tetap berjalan meski tanpa sinyal melalui mode offline yang otomatis tersinkronisasi begitu koneksi kembali tersedia.
01 Halaman Utama
Pusat kendali kebun Anda — dari satu layar, pemilik dapat menjangkau seluruh kegiatan pengelolaan kebun.
Status Online berarti aplikasi terhubung dengan sistem secara online, disertai penanda waktu sinkronisasi terakhir. Pada status Offline, aplikasi tidak terhubung ke sistem namun tetap dapat dipakai selama pengguna sudah pernah login sebelumnya — data disimpan secara lokal, dan begitu status berubah menjadi online, data lokal tersebut otomatis diunggah ke sistem.
Menu yang ditampilkan: Kelola Lahan, Kelola Tanaman, Aktivitas, Pupuk, Inventory, Pengadaan, dan Presensi. Pada bagian bawah terdapat tombol hijau besar untuk masuk ke menu Catat.
02 Catat
Jantung aplikasi Sabang. Semua kegiatan pencatatan lapangan dilakukan melalui menu ini, sehingga setiap pekerjaan di kebun terekam rapi lengkap dengan pelaku, waktu, dan lokasinya.
Secara default, satu lahan akan otomatis terpilih; pilihan ini dapat diganti jika ada lahan lain yang sudah didefinisikan, sehingga seluruh catatan pekerjaan tercatat pada lahan yang sesuai.
Pekerjaan Umum
Pekerjaan yang bukan kategori penanaman, pemupukan, monitoring, panen dan absensi — misalnya penyiangan rumput dan gulma. Saat salah satu catatan dibuka, aplikasi menampilkan rincian lengkap: siapa pencatatnya, di lahan mana, tanggal dan jam pelaksanaan, judul serta deskripsi singkat kegiatan, dan yang terpenting — foto kondisi lapangan.
Penanaman & Penyulaman
Merekam seluruh kegiatan menanam benih ke lapangan, sekaligus penyulaman — penanaman ulang untuk menggantikan tanaman yang mati atau kurang sehat. Setiap catatan menampilkan lahan, tanggal, jenis aktivitas, jenis tanaman beserta varietasnya, dan nama orang yang mengerjakan.
Detail lengkap mencatat spesies dan varietas tanaman, catatan pelaksana ("menyulam kedelai selesai"), serta daftar kode lubang tanam yang dikerjakan. Pencatatan per lubang tanam inilah yang membuat datanya sangat presisi, didukung foto kondisi lapangan sebagai bukti.
Aplikasi Pupuk & Pestisida
Mencatat setiap pemberian pupuk maupun pestisida kepada tanaman. Tiap catatan memuat lahan, tanggal, nama produk yang digunakan, dan pencatatnya — memantau jenis serta frekuensi pemupukan, sekaligus mengontrol pemakaian bahan agar tetap sesuai rencana dan anggaran.
Membuka salah satu catatan menampilkan rinciannya secara lengkap: nama pupuk atau pestisida, kuantitas yang dipakai, catatan pelaksana, daftar kode lubang tanam yang menerima perlakuan, dan foto di lokasi.
Monitor Tanaman
Catatan pemeriksaan rutin terhadap kondisi tanaman, dilakukan per lubang tanam. Setiap temuan diberi tingkat keparahan (Severity) — seperti Major atau Critical — sehingga masalah yang paling mendesak langsung terlihat dan dapat diprioritaskan.
Tampilan detail memperlihatkan pencatat, kode lubang, lahan, tanggal pemeriksaan, tingkat keparahan, catatan gejala, dan foto kondisi tanaman — membantu pemilik menilai sendiri kondisi tanaman dan mengambil keputusan tindakan dengan cepat, meski dari jarak jauh.
Monitoring Lahan
Berbeda dengan monitoring tanaman, Monitoring Lahan memantau kondisi lahan dan lingkungan sekitarnya secara menyeluruh — misalnya keberadaan hama, gulma, atau gangguan lain. Setiap catatan dilengkapi tingkat keparahan dan foto.
Panen
Mencatat hasil yang dipungut dari kebun: lahan, tanggal panen, jenis dan varietas tanaman, jumlah hasil (misalnya 4 karung), serta nama pencatatnya. Hasil panen yang dicatat akan langsung masuk ke Inventory, sehingga pemilik dapat memantau produktivitas kebun sekaligus pertambahan stok dalam satu aliran data yang saling terhubung.
03 Presensi
Merangkum kehadiran seluruh pekerja kebun.
Pemilik cukup memilih tahun dan bulan, lalu aplikasi menampilkan rekap jam hadir tiap pekerja beserta rincian Check In dan Check Out per tanggal. Data kehadiran yang transparan ini memastikan tenaga kerja benar-benar hadir dan bekerja sesuai waktunya — dasar yang adil untuk menilai kinerja maupun menghitung upah.
04 Kelola Lahan
Titik awal pemilik menata seluruh aset lahannya.
Layar ini menampilkan daftar lahan yang dimiliki — pada contoh ini "lahan 01" seluas 8.700 m² di blok tegalaja — lengkap dengan gambar bentuk petaknya. Tombol hijau (+) memungkinkan pemilik menambahkan lahan baru kapan saja.
Membuka sebuah lahan menampilkan profil lengkapnya: peta satelit yang memperlihatkan batas petak, Nama, Ukuran, dan alamat lengkap hingga tingkat desa dan kode pos. Bagian Unit Tanam menunjukkan jumlah lubang tanam yang dikelola di lahan ini — pada contoh ini 282 titik.
Daftar Unit Tanam memecah lahan menjadi titik-titik tanam yang dapat dilacak satu per satu — setiap unit memiliki kode unik (A001, A002, ...), jenis (Individual), serta spesies dan varietas tanaman. Saat sebuah unit dipilih, panel Informasi Unit Tanam menampilkan pilihan tindakan: Edit, Hapus, atau Daftarkan Tag NFC untuk mengaitkannya dengan penanda fisik di lapangan — cukup mendekatkan ponsel ke tag hingga muncul notifikasi berhasil, sehingga identifikasi tanaman tidak lagi bergantung pada hafalan atau catatan manual.
05 Kelola Tanaman
Pustaka jenis tanaman yang dibudidayakan di kebun.
Setiap spesies ditampilkan beserta jumlah varietas yang dimilikinya. Daftar inilah yang menjadi acuan saat mencatat penanaman maupun panen, sehingga penamaan tanaman seragam di seluruh aplikasi. Membuka sebuah spesies menampilkan rincian varietasnya — pemilik dapat menambah varietas baru atau mengelola tiap varietas lewat menu titik tiga, karena setiap unit tanam akan dikaitkan dengan varietas tertentu.
06 Pupuk & Pestisida
Katalog seluruh bahan yang dipakai untuk merawat tanaman.
Setiap bahan tercatat lengkap dengan kategori (Pupuk atau Pestisida) dan tipenya (misalnya Organik). Di bagian atas terdapat pintasan Produksi Pupuk & Pestisida untuk bahan yang dibuat sendiri — setiap produksi memuat status, nama, kategori, tipe, deskripsi, hingga formula lengkapnya (misalnya "herbisida organik 1": 20 liter air kelapa segar, 1,2 kg bawang putih, 40 ml EM4, dan 80 butir ragi). Dengan daftar baku ini, pemilik memastikan hanya bahan yang terdaftar dan disetujui yang digunakan di kebun.
07 Inventory
Seluruh aset dan bahan milik kebun beserta jumlahnya.
Tiap item dikelompokkan sebagai Alat atau Material lengkap dengan kuantitasnya. Hasil panen dan pembelian akan otomatis memperbarui stok di sini. Membuka sebuah item menampilkan rinciannya: nama, jenis, dan sebaran kuantitas per lokasi penyimpanan — penting saat kebun memiliki lebih dari satu tempat penyimpanan.
08 Pengadaan
Mengelola seluruh proses penyediaan barang kebun.
Dari sini pemilik dapat membuka Riwayat Pengadaan, langsung mencatat pembelian melalui Catat Pembelian, serta meninjau daftar Permintaan yang diajukan pekerja. Membuka sebuah permintaan menampilkan detail usulan dari pekerja: nama barang, tipe, tanggal, kuantitas, catatan, dan nama pemohon. Pemilik memegang keputusan akhir — menyetujui dengan menekan Catat Pembelian atau menolaknya melalui Tolak — memastikan setiap pengeluaran melewati kendali pemilik sebelum benar-benar dibelanjakan.
09 Tugas
Pusat pemberian dan pemantauan pekerjaan.
Pemilik dapat melihat Semua Tugas yang sedang berjalan, mengatur Tugas Rutin yang berulang, serta menelusuri Tugas Saya yang menjadi tanggung jawab pengguna saat ini. Tiap tugas memuat judul, status, jenis pekerjaan yang terhubung dengan kategori kegiatan kebun, rentang tanggal pelaksanaan, dan foto pekerja yang ditugaskan — sehingga pemilik dapat melihat jelas siapa mengerjakan apa dan kapan, lalu mencocokkannya dengan catatan aktivitas yang benar-benar terekam di lapangan.
10 Laporan
Merangkum seluruh data kebun menjadi ringkasan yang siap ditelaah.
Tersedia empat jenis laporan: Laporan Status Lahan, Laporan Monitoring, Laporan Aplikasi Pupuk & Pestisida, dan Laporan Riwayat Lubang Tanam. Di sinilah catatan harian dari lapangan berubah menjadi gambaran besar — memungkinkan pemilik menilai kondisi kebun, efektivitas perawatan, dan riwayat tiap titik tanam tanpa harus membuka catatan satu per satu.
Format yang rapi dan dilengkapi bukti foto ini siap dibaca maupun dicetak, memberi pemilik dokumentasi resmi atas setiap perlakuan: bahan apa yang dipakai, sebanyak apa, di berapa titik, oleh siapa, dan dengan hasil seperti apa.